Foto bersama, Rektor UNM, Husain Syam bersama perwakilan Yayasan Andi Nurhani Sapada, Andi Tenri Sau serta 5 mahasiswa FSD UNM, Senin (24/8). Foto-Dewan-Profesi.

PROFESI-UNM.COM – Yayasan Andi Nurhani Sapada memberikan  penyerahan bantuan penyelesaian studi mahasiswa Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat rektor lantai 7 Gedung Menara Pinisi UNM, Senin, (24/8).

Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Rektor UNM, Husain Syam, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum (WR II) UNM, Karta Jayadi, Dekan FSD UNM, Tangsi, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FSD UNM, Herayati Yatim, perwakilan dari Yayasan Andi Nurhani Sapada, Andi Tenri Sau serta beberapa rombongan dari yayasan.

Dalam sambutannya, Rektor UNM, Husain Syam mengatakan bahwa Andi Nurhani Sapada merupakan tokoh kebudayaan yang menginspirasi dan mengembangkan budaya lokal di Sulawesi Selatan.

“Almarhumah Andi Nurhani Sapada merupakan tokoh yang inspiring dalam mengembangkan budaya lokal di Sulawesi Selatan, dan mahasiswa diharapkan dapat melanjutkan budaya lokal ke depannya,” ucapnya.

Di sisi lain, perwakilan dari Yayasan Andi Nurhani Sapada, Andi Tenri Sau dalam sambutanyya menuturkan bahwa kegiatan penyerahan sumbangan ini merupakan bentuk dari apresiasi budaya loka.

“Kegiatan bantuan seperti ini merupakan bentuk apresiasi kami untuk budaya lokal dan karya ibu saya (Andi Nurhani Sapada)itu menjadi kajian ilmiah di budaya lokal,” ungkapnya.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Seni Tari FSD UNM, Rahma mengatakan bahwa kegiatan bantuan yang digelar dari Yayasan Andi Nurhani Sapada merupakan kegiatan yang sangat membantu mahasiswa UNM.

“Saya melihat sangat bagus dari kegiatan seperti ini dan generasi dari Andi Nurhani Sapada masih mengapresiasi khususnya pada bidang seni tari,” jelasnya.

Terakhir, Ia berharap agar kegiatan dari Yayasan Andi Nurhani Sapada dapat dilanjutkan ke depan terkhusus dalam seni tari.

“Mudah-mudahan berkelanjutan terus di yayasannya beliau, terus memberikan apresiasi, bantuan ke generasi penerus tari khususnya,” harapnya. (*)

*Reporter: Dewan Ghiyats Yan Galistan