Hybrid Learning, Senin (17/8). Foto-Ist.

PROFESI-UNM.COM – Pemerintah Indonesia saat ini kian gencar melakukan pencegahan penularan virus Covid-19, salah satunya adalah pemerintah mengambil kebijakan untuk memindahkan kegiatan pembelajaran di rumah dan digelar secara online, Senin , (17/8).

Salah satu model pembelajaran yang dilaksanakan di tengah pandemi seperti ini yaitu model pembelajaran Hybrid Learning yang merupakan model pembelajaran yang mengkombinasikan metode tatap muka dengan metode e-learning, serta melakukan pengukuran terhadap pengaruh dari implementasi model tersebut terhadap prestasi belajar mahasiswa.

Melihat proses perkuliahan praktikum semester lalu yang tidak berjalan efektif, Kepala Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar, Moh. Ahsan Mandra memilih model pembelajaran Hybrid Learning menjadi metode perkuliahan yang tepat.

Ia mengatakan bahwa dosen yang membawakan mata kuliah praktikum dapat memilih menggunakan proses pembelajaran luring ataupun via daring dan untuk mata  kuliah teori secara tatap muka masih akan tetap berlangsung secara daring, tetapi untuk mata kuliah praktikum akan berlangsung secara daring dan Full Luring sesuai pertimbangan dosen.

“Kalau ada dosen menginginkan praktek Full Luring, kami akan menyediakan fasilitas protokol kesehatan,,” ucapnya.

Di sisi lain, mahasiswa PTO FT UNM angkatan 2018, Bob berharap agar di mata kuliah praktikum dapat dilakukan secara luring karena mereka tidak paham jika tidak melihat langsung bendanya, “Semoga mata kuliah praktikum tatap muka ji, pusing kepalaku online terus,” harapnya. (*)

*Reporter: Muhammad Khadafi/Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan

Share and Enjoy !

0Shares
0 0