Rapat Penyamaan persepsi PKM, Kamis (6/8). Foto: Ist.

PROFESI-UNM.COM – Prestasi yang membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM). Setelah berhasil memboyong 7 tim tahun lalu di Pekan Ilmiah Mahasiswa Indonesia (PIMNAS) di Universitas Udayana Bali dan berhasil menyabet 5 torehan prestasi dengan 2 juara favorit, 2 medali perak dan 1 perunggu, Kamis, (6/8).

Kali ini, JBSI FBS UNM  kembali menyumbangkan sebanyak 18 tim yang mendapat pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan Kemendikbud RI. Hal ini juga membuat JBSI mencetak rekor sebagai jurusan terbanyak yang meloloskan tim PKM untuk UNM dan di Indonesia.

“Alhamdulillah, kali ini kami berhasil menembus hampir tiga kali lipat dari sebelumnya. Selama 3 tahun terakhir, kami meningkat terus. Tahun lalu 8 tim lolos pendanaan berhasil tembus PIMNAS sebanyak 7 tim. Sekarang 18 tim, semoga bisa semua lolos PIMNAS,” ungkap Sultan selaku dosen pembimbing.

Lebih lanjut, Juri PIMNAS ini membenarkan bahwa JBSI merupakan satu-satunya jurusan yang memiliki tim terbanyak yang berhasil menembus PKM.

“PIMNAS adalah ajang kompetisi ilmiah paling bergensi. Pasalnya, melibatkan seluruh mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi. Dan rasa-rasanya hanya JBSI yang bisa menembus tim sebanyak ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Usman juga mengaku sangat berbangga dikarenakan dari 18 tim yang lolos dari JBSI, hanya satu tim yang bukan dari PBSI.

“Tahun ini 75.191 proposal masuk dan hanya 3.789 lolos pendanaan dari 1.193 perguruan tinggi. Ini berarti prestasi luar biasa di torehkan oleh kita semua,” ujarnya.

Tahun ini, UNM berhasil menduduki urutan ke-8 dari 1.193 perguruan tinggi yang ikut berpartisipasi. UNM berhasil meloloskan 85 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Proposal tersebut menerima pendanaan penelitian dari Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan Kemendikbud dan total pembiayaan yang diterima UNM mencapai Rp. 412 juta. (*)

*Reporter: Muh. Sauki Maulana

Share and Enjoy !

0Shares
0 0