LP2M UNM membuat tangki septik yang aman dari penularan Covid-19, Kamis (30/7). Foto-Ist.

PROFESI-UNM.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berhasil membuat Tangki Septik penampungan tinja di Desa Kanaungan, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Kamis, (30/7).

PKM tersebut mengusung tema ‘Jamban Keluarga Sehat yang Berwawasan Lingkungan Serta Aman Terhadap Penularan Virus Corona’ yang dilaksanakan oleh tim dosen pengabdi LP2M UNM.

Tangki Septik penampungan tinja ditempatkan dibelakang tempat tinggal dengan beberapa alasan yaitu tinja tidak boleh lagi bersama-sama (satu tempat) dengan penghuni rumah, tidak menimbulkan bau dalam rumah, dan pembersihan yang tidak sulit.

Tangki Septik yang mulai dibuat pada 20 Juni hingga 25 Juli 2020 tersebut dilengkapi dengan Sistem Perembesan, sehingga tidak akan penuh dan bertahan dalam jangka waktu yang lama.

“Hasil kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat utamanya warga yang belum memiliki jamban (septic tank) yang dlengkapi Perembesan,” jelas Koordinator Pengabdian Masyarakat Terpadu, Alimuddin Sa’ban Miru.

Disamping itu, Bakhrani A. Rauf sebagai Ketua LP2M UNM mendukung kegiatan yang merupakan bentuk nyata dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut.

“Kegiatan yang dilakukan oleh tim dosen pengabdi dari LP2M UNM adalah salah satu bentuk nyata dari kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi,”ucapnya.

Kegiatan ini disaksikan oleh Kepala Desa Kanaungan, Sappe, Badan Musyawarah Desa, dan tokoh masyarakat. Mereka berharap LP2M UNM selalu memberikan pelatihan dan keterampilan kepada kelompok masyarakat sesuai kebutuhannya meskipun dalam situasi pandemi.

PKM tersebut dilaksanakan oleh Faizal Amir sebagai Ketua dan Bakhrani A. Rauf dan Muhammad Ardi, MS sebagai anggota. (*)

*Reporter: Muhammad Resky/Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan

Share and Enjoy !

0Shares
0 0