Menara Pinisi UNM, Kamis (6/8). Foto-Ist.

PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil masuk kedalam jajaran sepuluh besar perguruan tinggi yang lolos pendanaan Proposal Kegiatan Mahasiswa (PKM) AI/GT dan GFK tahun 2020, Minggu, (26/7).

Jumlah proposal UNM yang berhasil mendapatkan insentif penelitian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yakni sebanyak 9 proposal yang keseluruhannya merupakan PKM GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif).

Peraih Intensif PKM GFK 2020 tersebut berasal dari berbagai Program Studi (Prodi) di UNM, antara lain dari Prodi Teknologi Pendidikan (Tekpen) yang berhasil meloloskan mahasiswanya sebanyak tiga tim,  Dua tim dari Prodi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik), dan masing-masing satu perwakilan tim dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fisika, Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, serta Pendidikan Matematika.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM, Bakhrani Rauf berterimakasih  kepada Rektor UNM atas arahan, petunjuk serta perhatiannya sehingga UNM bisa berada di urutan ke 8 dan masuk 10 besar Perguruan Tinggi yang lolos pendanaan PKM AI/GT dan GFK 2020.

“Kita berharap semoga PKM-Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK) UNM yang lolos didanai ini dapat lolos juga mengikuti pada ajang PIMNAS ke 33”, harapnya.

Adapun perguruan tinggi yang menempati posisi pertama yakni UGM (31 proposal), disusul oleh IPB (27 proposal), Unesa  (17 proposal), UMS (15 proposal), Unibraw (13 proposal), UPI (10 proposal), Unhas (9 proposal), UNM (9 proposal), UI (8 proposal), dan terakhir Unsoed (7 proposal). (*)

*Reporter: Annisa Puteri Iriani/Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan