Uang Kuliah Tunggal (UKT), Rabu (7/8). Foto-Ist

PROFESI-UNM.COM – Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama mahasiswa belakangan ini melakukan aksi secara berturut-turut guna mengharapkan adanya transparansi dan subsidi UKT dari pihak kampus, Rabu, (8/7).

Isu tersebut diangkat karena dampak dari COVID-19 membuat perekonomian di Indonesia menjadi pincang. Mahasiswa juga menuntut agar diberikan Subsidi UKT serta penurunan UKT 50%.

Nadiyah Hamka salah satu mahasiswi UNM mengungkapkan bahwa setuju dengan adanya Subsidi UKT karena ditengah pandemi ini perekonomian menurun.

“Mendengar isu penurunan UKT 50% tersebut yah saya bersyukur jika hal tersebut terealisasi kan apalagi ditengah pandemik saat ini, perekonomian menurun,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa selama melakukan perkuliahan daring ia tidak menggunakan beberapa fasilitas kampus karena melakukan aktivitas dirumah.

“Seperti yang kita ketahui karena saat ini kita melakukan aktivitas dirumah saja termasuk belajar dan tidak menggunakan fasilitas yang disediakan kampus tapi masih di gunakan tenaga dosen,” katanya.

Kemudian, Ia juga berharap agar pihak kampus mengambil keputusan dengam cepat dan berfikir demi kebaikan mahasiswa, karena banyak mahasiswa turun ke jalan untuk menuntut haknya.

“Harapan saya seharusnya pihak birokrasi kampus ataupun pemerintah mengambil keputusan dengan cepat dan berpikir demi kebaikan mahasiswa, kita lihat sebagian besar kampus negeri ataupun swasta mahasiswanya turun kejalan untuk menuntut haknya karena fasilitas kampus tidak digunakan sepenuhnya, seperti pemotongan UKT”, harapnya.(*)

*Reporter: Muh. Ilham Raihan
Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0