Asri Ismail membawakan materi pada DJMTM yang digelar LPM Profesi. (Foto: Dela-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Menengah (DJMTM), Senin (29/6). Diklat digelar secara daring melalui aplikasi Google Meeting.

Pemimpin Umum (PU) LPM Profesi, Muh. Zauki Maula mengatakan diklat ini ditujukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan para reporter magang Profesi, utamanya mengenai jurnalistik. Selain itu, DJMTM juga merupakan salah satu alur yang harus dilalui untuk mendefenitifkan reporter magang sebagai pengelola LPM Profesi.

“Tak hanya terampil di lapangan, kita ingin magang Profesi meningkatkan pemahamannya terkait teori dan istilah-istilah jurnalistik,” katanya.

Diklat ini akan berlangsung selama 9 hari ke depan. Sebagai pembuka, diklat diawali dengan penerimaan materi. Materi pertama mengenai Analisis Framing yang dibawakan oleh salah satu Dewan Pendamping LPM Profesi, Asri Ismail.

Dalam paparannya, ia menyebutkan bahwa analisis framing adalah cara reporter membingkai tulisannya ke dalam sebuah berita yang mampu mempengaruhi pikiran hingga tindakan pembaca. Atau dalam kata lain adalah cara reporter untuk memobilisasi massa. “Misalnya adalah bagaimana ketika Anda menulis berita, dan kemudian mahasiswa berdemo karena tergerak oleh pemahaman yang Anda transferkan melalui tulisan Anda,” jelas dosen Fakultas Bahasa dan Sastra UNM ini.

Meski terkendala jaringan internet yang terkadang tidak stabil, sebanyak 30an reporter magang beserta pengelola mengikuti diklat daring ini hingga akhir. (*)

*Reporter: Andi Dela Irmawati

Share and Enjoy !

0Shares
0 0