Wakil Rektor II UNM saat berdialog di pelataran Pinisi UNM. Foto-Khadafy.

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksikutif Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (BEM UNM) dan seluruh BEM tingkat fakultas kembali menggelar aksi di Pelataran Menara Pinisi UNM, Senin, (8/6)

Lembaga Kemahasiswaan (LK) yang turut bergabung dalam aksi ini yakni BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) dan Fakultas Ilmu Pendidikan Sosial (FIS). Dalam aksi tersebut, mereka menuntut penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Transparansi Anggaran di UNM.

Presiden BEM UNM, Muhammad Aqsha BS mengatakan bahwa mereka telah mengumpulkan berkas mahasiswa terkait UKT di masa pandemi dengan rata-rata setuju jika UKT semester depan ditiadakan karena minimnya penghasilan orang tua.

“Terkait yang dikatakan oleh WR II dari hasil data angket kami buat telah diisi oleh mahasiswa dan 82% pendapatan orangtuanya menurun, dan jika memang ingin dibantu tidak mungkin juga dia datang dengan masih adanya wabah Covid-19 ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan (WR II), Karta Jayadi membeberkan bahwa mahasiswa yang krisis ekonomi akibat dampak Covid-19 meminta agar menghubunginya untuk menyelesaikan masalah secara bersama-bersama.

“Tidak ada penyampaian dari kementerian bahwa seluruh Universitas mengratiskan UKT mahasiswa, tetapi kalau ada yang benar orang tua mahasiswa yang tidak mampu lagi akibat Covid-19, silahkan datang ke saya, nanti saya bantu,” bebernya.(*)

*Reporter: Muhammad Khadafi/Editor: Aulia Ayu Aprilia

Share and Enjoy !

0Shares
0 0