Para mahasiswa HMJ Pendidikan Kepelatihan FIK UNM pada saat melakukan aksi di Gedung Pinisi UNM. Foto-Dewan Profesi.

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Kepelatihan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) saat ini masih menunggu kejelasan dari para pimpinan birokrasi UNM, Minggu (8/3).

Hal tersebut dikarenakan para mahasiswa HMJ Pendidikan Kepelatihan masih menunggu kejelasan dari hasil aksi yang mereka lakukan pada 4 Maret di Gedung Pinisi UNM.

Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan mengenai seperti transparansi anggaran ramah tamah, penuntasan kasus pungli, sarana dan prasarana, memperjelas pembatalan judul proposal, permudahan penurunan UKT-RKA KL, merealisasikan sekret yang layak dan stop intervensi Lembaga Kemahasiswaan (LK).

Salah satu mahasiswa HMJ Pendidikan Kepelatihan, Ronaldo mengatakan bahwa aksi yang mereka lakukan sudah ditanggapi oleh Wakil Bidang Kemahasiswaan (WR III) UNM. Akan tetapi, ia masih ragu terhadap pihak birokrasi.

“Sebenarnya direspon mi sama Wakil Bidang Kemahasiswaan (WR III) UNM, yang cuman jadi masalah sekarang, apakah ia menyampaikan ke Rektor tuntutan dari teman-teman Pendidikan Kepelatihan. Jangan smpai cuman berbicara semua,” ungkapnya.

Lanjut, mahasiswa angkatan 2017 ini juga menuturkan bahwa Rektor UNM, Husain Syam menjadi solusi permasalahan ini dan wajib menegur pimpinan yang otoriter.

“Sebenarnya wajib pimpinan Rektor menegur pimpinan fakultas yang otoriter, karena yang seharusnya menjadi solusi di sini adalah Rektor UNM,” tuturnya.

Ketua Bidang Penalaran dan Keilmuan HMJ Pendidikan Keolahragaan ini juga mengatakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dia bayar tidak sesuai dengan fasilitas kampus yang memadai. Ia juga mengatakan bahwa jika tuntutan mereka belum dipenuhi maka akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.

“Saya juga mahal UKT 3,5 juta, tapi fasilitas ruangan tidak memadahi juga, Dosen juga sering mengeluh.Apabila WR III UNM tidak menyampaikan ke Rektor dan tidak tindak lanjuti, maka akan ada gerakan yg besar lagi” tegasnya.(*)

Ia juga berharap agar Rektor UNM bisa memantau secara langsung kondisi di FIK UNM tentang permasalahan yang ada di sana.

“Harapanku Rektor yang langsung survey ke FIK UNM tentang permasalahan yang ada. Kami bosan dijanji sama pimpinan fakultas persoalan sarana prasarana, dan mewujudkan demokrasi di FIK UNM,” harapnya.(*)

*Reporter: Dewan Ghiyats Yan Galistan

Share and Enjoy !

0Shares
0 0