kERJA: Beberapa orang terlihat sedang bekerja untuk memompa air di bawah gedung.

PROFESI-UNM.COM – Orang baru semangat baru, mungkin umpatan ini cocok diberikan kepada Fakultas Ekonomi (FE) yang kini terlihat mulai membenah diri. Hal pertama yang dilakukan pimpinan FE yaitu menghilangkan genangan air yang terdapat di basement gedung BU yang sering dijadikan ‘kolam renang’ untuk anak-anak yang tinggal di sekitaran kampus UNM Gunung Sari, Senin (24/2).

Intensitas curah hujan yang tinggi, serta adanya genangan air sejak berdirinya gedung ini menjadi penyebab tergenangnya air di bawah gedung tersebut. Bahkan penampakan yang lazim bagi mahasiswa ekonomi itu tak jarang, sering dijadikan status candaan bagi sebagian mahasiswa.

Hal tersebut pun pernah dilakukan oleh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Melalui statusnya di WhatsApp, Risal terlihat membagikan foto banjir dibasement Gedung BU. Bahkan, ia juga menulis status singgungan bernada kekecewaan “Kampus dengan fasilitas kolam renang, sempat minatki berenang di FE?Gratis,” katanya.

Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan ini merasa kecewa dengan sikap birokrasi. Menurutnya, birokrasi memang tak pernah serius dalam menanggapi beberapa permasalahan yang ada di Fakultas Ekonomi.

Padahal katanya, permasalahan gedung BU ini sudah berulang kali ia tuntut dalam bentuk aksi maupun dialog. Pada tiap aksi maupun dialog tersebut birokrasi selalu menjanjikan akan adanya perbaikan, namun hingga kini tak pernah ada realisasi dari perjanjian tersebut.

“Masalah ini sudah pernah diaksikan dan didialogkan, birokrasi mengatakan basement itu secepatnya akan disedot airnya untuk difungsikan kembali tapi sekarang berganti tahun mi belum juga direalisasikan,” bebernya.

Beberapa bulan sebelum dilakukan perbaikan. Tuntutan mahasiswa untuk diperbaikinya sistem irigasi di gedung BU pun menjadi kenyataan, saat dialog bersama pimpinan FE yang baru beberapa waktu yang lalu pihak pimpinan berjanji akan melakukan perbaikan agar air di bawah gedung tersebut bisa surut dan tidak lagi menggenang.

Pimpinan FE nampaknya serius untuk menghilangkan permasalahan ini. Hal ini terlihat saat mulai melakukan penyedotan sejak Senin (24/2) hingga kini, dan sudah mulai memiliki hasil karena telah berjalan dua hari proses
pemompaan tersebut sehingga genangan nampak mulai surut perlahaan-lahan.

Hal yang menurut mantan Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum (WD II) FE, Anwar Ramli bukan perkara mudah membereskan masalah tersebut. Menurutnya lahan yang tidak mendukung, adanya mata air di dalam basement hingga pompa air diutarakan Anwar Ramli sebagai penyebab tergenangnya basement. Untuk menanggulangi masalah tersebut, Anwar Ramli ini mengaku telah mendiskusikan solusinya dengan Dinas Pekerjaan Umum.

“Ini masalah teknis, orang PU sudah tahu, saya dengar-dengar ini mata airnya mau disambung ke sumur bor, mungkin dia mau bikin pipa yang mengalirkan air langsung keluar,” akunya (29/1).

Namun semua rencana itu akhirnya direalisasikan oleh pimpinan baru yang dalam pelantikannya berjanji akan merubah FE menjadi fakultas ideal. Mereka rencananya akan menjadikan basement tersebut menjadi lahan parkir karena lahan parkir FE menyempit seiring pembangunan rusunawa di belakang fakultas.

Namun selain itu, sampai saat ini masih banyak
permasalahan yang terjadi di FE sehingga gebrakan baru masih ditunggu oleh mahasiswa bukan hanya menyedot air namun hal yang dapat menguntungkan semua pihak khususnya mahasiswa.(*)

*Berita Ini Telah Terbit di Tabloid Profesi Edisi 238

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0