Foto bersama setelah penutupan LDKM. (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (HIMA PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) untuk menanamkan karakter pemimpin pada mahasiswa. Mengusung tema ‘Mewujudkan Karakter yang Berjiwa Pemimpin, Membangun Rasa Solidaritas yang Tinggi dan Menumbuhkan Rasa Saling Menghargai di Era Milenial’, berlangsung di Jl. Sultan Hasanuddin, Malino, tinggimoncong, kab. Gowa, Jumat-Minggu (20-22/9).

Ketua panitia, Ashar Agustiawan mengatakan alasan mengapa memilih tema tersebut karena, di zaman sekarang banyak orang yang tak acuh dengan lingkungan sekitar, mereka cenderung lebih fokus dengan gadgetnya. Kegiatan yang diikuti oleh 85 peserta ini bertujuan untuk menanamkan karakter pemimpin pada diri mahasiswa, yang belum tentu mereka dapatkan di bangku kuliah.

“Tujuan LDK untuk menempah sikap kepimpinan agar tertanam dalam dirinya karakter pemimpin, ada banyak hikmah yang dapat dipetik yang tak didapatkan di bangku kuliah,” katanya.

Ia melanjutkan, pada LDKM ini terdapat delapan materi yang disampaikan yakni, metode persidangan, kepimpinan, kemahasiswaan, keorganisasian, retorika, KBI, kesekretariatan, pengenalan HIMA PKK. Materi disampaikan langsung oleh senior demisioner HIMA PKK sendiri, dengan alasan ilmu dan pengalaman yang dimiliki oleh para demisioner sudah cukup hingga mampu memjelaskan serta memberikan contohnya langsung mengenai materi yang disampaikan.

“Karena mereka dianggap mampu menjelaskan materi- materi itu secara terperinci,” lanjutnya.

Terakhir, ia berharap mahasiswa yang telah mengikuti LDKM ini dapat menjadi mahasiswa yang berguna bagi orang lain di lingkungan sosialnya. “Menginginkan mahasiswa PKK angkatan 2018 ( Rader) tidak hanya mengedepankan hal-hal akademik saja, tetapi menjadi mahasiswa yang berjiwa pemimpin, yang sadar akan tanggung jawab, serta menjadi mahasiswa yang selalu berguna bagi orang lain dalam lingkungan sosialnya,” harapnya.(*)

*Reporter: Ratu Fathonah Amalia