(Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM– Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan segera membuka Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) LPDP Tahun 2019.

Beasiswa Pendidikan Indonesia yang selanjutnya disingkat BPI, adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia melalui LPDP, Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam rangka pembiayaan pendidikan di dalam negeri atau luar negeri. Adapun pendaftaran beasiswa tersebut dibuka mulai 10-30 Mei 2019 mendatang.


Berikut syarat untuk mendaftar beasiswa LPDP 2019:

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Lulus program D4/S1 atau S2 dari perguruan tinggi terakreditasi.
  3. Tidak sedang menempuh studi degree/non degree program Magister atau Doktoral.
  4. Pelamar beasiswa yang sedang bekerja dapat melampirkan surat ijin mengikuti seleksi bagian sumber daya manusia.
  5. Surat Keterangan Sehat Jasmani, Surat Keterangan Bebas Narkoba dan Surat Keterangan Bebas dari TBC
  6. Melampirkan Surat Rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya.
  7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
  8. Beasiswa hanya diberikan untuk kelas Reguler tidak termasuk program khusus seperti: Kelas Eksekutif, Kelas Khusus, Kelas Karyawan, Kelas Jarak Jauh atau program khusus lainnya.
  9. Melampirkan rencana studi bagi program S2 berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan.
  10. Menulis proposal studi (berlaku bagi pelamar program S2 maupun S3).
  11. Melampirkan proposal penelitian bagi pelamar program S3.

Syarat Khusus

  1. Bersedia menandatangani surat pernyataan.
  2. Bagi pelamar program Magister (S2) berusia maksimal 35 tahun, dan pelamar program Doktoral (S3) berusia maksimal 40 tahun per tanggal 31 Desember 2019.
  3. Memenuhi persyaratan IPK sebagai berikut (dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir):
  • Program Magister memiliki IPK minimal 3,00 (skala 4,00)
  • Program Doktoral memiliki IPK minimal 3,25 (skala 4,00)
  • Khusus bagi pelamar program Doktoral lulusan program Magister yang hanya melakukan penelitian (Master by Research) dan tidak mempunyai IPK, wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai (jika ada) kemudian pada pengisian aplikasi pendaftaran mengisi nilai IPK minimal 3,00.
  1. Mempunyai LoA Unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam daftar LPDP khusus untuk pelamar program Doktoral.
  2. Mempunyai sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa Arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan berikut:

A. Pelamar program S2 dalam negeri: skor minimal TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC 630, atau TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.

B. Pelamar program S2 luar negeri: skor minimal TOEFL iBT 80; IELTS 6,5; TOEIC 800; atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.

C. Pelamar program S3 dalam negeri: skor minimal TOEFL ITP 530; TOEFL iBT 70; IELTS 6,0; TOEIC 700; atau TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.

D. Pelamar program S3 luar negeri: skor minimal TOEFL iBT 94; IELTS 7,0; TOEIC 850; atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.

E. Untuk Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

  1. Pelamar Beasiswa Reguler yang nantinya terpilih dan ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa wajib menyelesaikan perkuliahan sesuai yang disebutkan dalam LoA Unconditional dengan ketentuan maksimum 24 bulan untuk program Magister atau maksimum 48 bulan untuk program Doktoral.
  2. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 bulan untuk program Magister atau lebih dari 48 bulan untuk program Doktoral, maka wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.

Selain syarat, berikut juga cara untuk mendaftar beasiswa LPDP:

  1. Pendaftaran beasiswa LPDP dilakukan secara daring melalui tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Pelamar beasiswa akan diminta untuk mengisi email dan password untuk dapat
  3. Pelamar beasiswa akan diminta untuk mengisi email dan password untuk dapat mengakses pendaftaran.
  4. Apabila baru pertama kali mendaftar Beasiswa LPDP, pelamar akan diminta untuk membuat akun LPDP baru terlebih dahulu.
  5. Pembuatan akun baru LPDP dapat dilakukan dengan dengan memilih tulisan “Belum punya akun? Buat akun disini”.
  6. Selanjutnya pelamar beasiswa akan diminta melengkapi data yang dibutuhkan pada formulir pendaftaran serta mengupload berkas dokumen dibutuhkan dengan memindai/scan berkas dokumen terlebih dahulu.

Reporter : Aulia Ayu Aprilia Zabir

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0