Salah satu mading yang diperlombakan dalam kegiatan Open, Kamis 25/4). (Foto: Taufik - Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Peserta Olimpiade Pendidikan (OPen) 2019 keluhkan durasi waktu lomba mading. Sebanyak 20 tim dari berbagai sekolah ikut bersaing dalam pembuatan mading tiga dimensi. Lomba yang diselenggarakan oleh Himaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) ini dilaksanakan di Pelataran Gedung DG FBS Kamis, (25/4).

Salah satu peserta yang megeluhan durasi waktu di OPen 2019 ini adalah Baso Muhammad Mudzar, ia merupakan peserta dari kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawasi Barat (Sulbar) yang ikut berkompetisi. Ia mengeluhkan durasi waktu yang disediakan oleh Penyelenggara kegiatan.

Siswa yang duduk dikelas 11 Sekolah Menengah Atas (SMA) ini menilai waktu yang diberikan oleh pihak panitia tidak cukup dengan aturan 50% mentah dan 50% jadi dengan durasi pengerjaan waktu selama dua jam.

“Waktu kak sedikit sekali padahal bahan mentah masih ada 50 persen dan itu masih bagi duanya dari keseluruhan. dan durasi 2 jam itu kami masih anggap kurang Karna hasil Technical Meeting (TM) nya itu kak 50% mentah dan 50% jadi sesuai aturan kak,”. katanya.

Ia menambahkan, rasa yang cukup  puas untuk hasil yang telah dicapai oleh timnya dengan menggunakan waktu yang tidak cukup banyak. “Alhamdulillah kak cukup puas dengan hasi yang dicapai oleh timku, kepuasan sekitar 85 persen karna ada juga yang belum sempat saya kerja kak karna dikondisikan dengan waktu,”. tambahnya.

Ia mengatakan, tidak cukup banyak persiapan yang dilakukan oleh sebelum mengikuti lomba ini. “Persiapannya tidak terlalu lama kak, ini cuma persiapannya cuma satu minggu sebelum kemakassar. Setelah TM dapatki lagi tiga hari waktu untuk persiapan jadi totalnya semua ada sepuluh hari kak,” Bebernya.

Siswa yang kerap disapa Baso ini berharap, kedepannya panitia bisa konsisten dan memaksimalkan ketentuan lomba yang telah disepakati agar kedepannya kegiatan OPen selanjutnya lebih baik.

“Harapan saya kepada panitia pelaksana harus lebih maksimal mengontrol seluruh persiapan peserta sesuai aturan lomba mading apakah betul 50 persen atau bahkan lebih juga jadikan pengalaman tahun ini sebagai perbaikan kegiatan kedepannya terkhusus Open yang diselenggarakan tahun ini,” Harapnya.(*)

*Reporter : Muh. Nur Taufik

Share and Enjoy !

0Shares
0 0