Wawancara calon penerima beasiswa Bidikmisi jalur SBMPTN 2017 yang berlangsung di Ballroom Lt. 2 Menara Pinisi. (Foto: Dasrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM –  Perkuliahan adalah jenjang pendidikan yang paling tinggi di dunia pendidikan, sebelum melangkah ke jenjang tersebut terdapat tes untuk mendaftarkan diri di salah satu perguruan tinggi. Tes tersebut meliputi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan tes mandiri.

Perkuliahan menjadi jenjang tertinggi pendidikan dan paling penting di dunia pendidikan, dikarenakan di jenjang ini adalah perubahan status, pola pikir, dan kepribadian seseorang. Dimana siswa menjadi mahasiswa, yang pendiam menjadi aktif, semua dominan terjadi di jenjang perkuliahan.


Setelah tes SBMPTN dilalui dengan baik dan dinyatakan lolos, tes selanjutnya adalah tes wawancara. Tes wawancara adalah tes diamana kamu para Calon Mahasiswa Baru (Camaba) akan diserang beberapa pertanyaan yang membuat speechless. Artinya adalah kamu sudah selangkah lebih maju untuk berpijak ke jenjang selanjutnya. Tes ini bersifat interaktif yang artinya tidak ada yang menghalangi kamu para Camaba untuk mengeluarkan pendapat kalian terkait pertanyaan tersebut dengan bebas.


Yang kamu harus perhatikan untuk mengahadapi tes wawancara ialah:


1. Kenali Dirimi


Sebelum menghadiri wawancara tersebut kamu harus mengenali diri sendiri dulu, apa passion mu, apa kurang dan lebihnya kamu. Karena pada saat duduk dikursi panas nanti kamu akan diminta hal tersebut agar juri tau seperti apa kamu. Pelajari dan ingat personal statement kamu. Jangan mengarang bebas untuk meninggikan pandangan juri terhadapmu, ceritakan apa adanya kamu, prestasi yang kamu raih selama masih siswa, dan jangan coba- coba untuk menirukan kehidupan orang lain.

 
2. Cermati Jurusan yang kamu pilih\


Cari informasi tentang jurusan yang kamu pilih beserta kampusnya, puji kelebihannya jika itu perlu menurutmu. Jangan pernah menjawab kamu masuk karena saran keluarga atau teman, jangan pernah, karena itu adalah penilaian juri yang cukup berpengaruh untuk kamu kedepannya.


3. Aktif dalam menjawab


Jangan buat grogi atau menjawab kurang tepat membuat kamu panik. Hal tersebut lumrah terjadi apalagi kali ini kamu akan kontak mata dengan juri untuk hal penilaian. Usahakan jangan menjawab pertanyaan juri terlalu singkat, sertakan alasan dan penjelasan dari jawaban kamu, antusias selama sesi wawancara berlangsung, jangan pesimis atau pesimis karena hasil dari jawaban kamu adalah cerminan dari pola pikir kamu yang akan dinilai nantinya. 


Jadi, itulah beberapa hal penting yang kamu harus tau sebagai Camaba. Selebihnya biarkan pihak juri yang memimpin saat kapan berjabat tangan, duduk atau memulai pembicaraan. Dan ada hal yang paling penting sebelum tes wawancara dimulai dan berlangsung adalah meminta restu dan doa orang tua serta berdoa kepada Tuhan. (*)

*Reporter : Cici Novianti Achmad

Share and Enjoy !

0Shares
0 0