Aan Mansyur saat membacakan esai tentang Makassar. (Foto: Ilham-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Sastrawan nasional, Aan Mansyur pukau peserta Diklat Jurnalistik Abu-abu (DJAa) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM). Pada akhir acara, Ia membacakan sebuah esai yang bercerita tentang Makassar yang berlangsung di Ballroom Menara Pinisi Kamis (7/3).

Dalam esai ini ia secara bergantian membawakan puisi dan essai bersama pemateri lain yaitu dosen besar sastra Universitas Negeri Malang (UM) Djoko Saryono. Peserta pun tampak berdecak kagum dengan memberikan tepuk tangan sangat kencang saat Aan usai membacakan esai.

Salah satu peserta talkshow, Hendry mengatakan bahwa ia sangat kagum dan menyukai esai yang dibacakan Aan tersebut. “Keren esainya, aku suka sama literasinya kak Aan. Kemarin juga sempat ketemu di acara diskusi film Komunitas KITA,” katanya.

Mahasiswa asal Universitas Muahammadiyah Makassar (Unismuh) ini berharap kedepannya agar dipertemukan lagi dengan Penulis buku hujan rintih-rintih ini. “Semoga bisa dipertemukan lagi dan kalau bisa foto bareng,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam sesi talk show tersebut, ia membawakan materi tentang perlunya menumbuhkan budaya literasi dan kepenulisan demi menghadapi era post truth. (*).

Reporter: Rara Astuti