Wisudawan terbaik UNM. (Foto: Wahyu Riansyah)

PROFESI-UNM.COM – Achmad Fadlyh, mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Makassar (UNM) dinobatkan sebagai wisudawan terbaik di tingkat fakultas. Hal ini diumumkan oleh Rektor UNM, Husain Syam pada acara wisuda alumni UNM periode kedua (Februari) tahun ajaran 2018/2019 yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM, Rabu (13/2).

Pria asal Polman ini berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75 dengan masa studi 4 tahun 1 bulan. Dengan pencapaian ini, ia merasa sangat bersyukur dan senang bisa membanggakan orang tuanya.

“Alhamdulillah, saya bersyukur akan penghargaan ini, dan merasa sangat senang karena dapat membuat orang tua bangga,” katanya.

Semasa kuliah, Achmad Fadlyh juga aktif berorganisasi di Biro Kerja Sama Mahasiswa Fakultas (BKMF) Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Study Club (SC) Al Huda Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FE UNM selama tiga periode kepengurusan. Kemudian dilanjutkan di Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Forum Studi Islam Raudhatul ‘Ilmi UNM selama satu periode kepengurusan.

Ia mengungkapkan bahwa kunci suksesnya adalah selalu mempunyai tekad yang kuat untuk berprestasi, menyertai setiap kegiatan dengan do’a dan memiliki komitmen yang kuat untuk tidak menyontek pada saat ujian dan menyelesaikan setiap tugas yang dosen berikan serta tidak pernah absen dalam setiap perkuliahan.

“Sejak awal perkuliahan saya memang selalu menyertai perjalanan rangkaian akademik saya dengan doa dan tekad yang kuat untuk mendapatkan peringkat satu di fakultas. Saat ujian, saya mengerjakan segala ujian tersebut sesuai dengan apa yang saya pahami dan itu membuat saya puas dengan hasilnya, meskipun terkadang nilainya tidak sempurna,” ungkap Fadlyh sapaan akrabnya.

Fadlyh berharap kedepannya akan ada lebih banyak generasi selanjutnya yang melebihi pencapaiannya dalam meraih predikat tersebut. Ia juga mengimbau mahasiswa untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan membuat perjalanan akademik mereka sarat akan makna.

“Untuk teman-teman yang masih berjuang, manfaatkan sebaik-baiknya waktu kalian selama perkuliahan, buatlah perjalanan akademik kalian sarat akan makna, adapun segala prosedur akademik yang menyulitkan sebaiknya hal tersebut dijadikan pembelajaran,” imbaunya. (*)

*Reporter: Andi Dela Irmawati