Foto bersama dan penyerhan plakat oleh pihak UNM dan BUMN. (Foto: Muh. Ilham Akbar B)

PROFESI-UNM.COM – Seminar nasional yang digelar oleh Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai salah satu langkah meluruskan persepsi masyarakat tentang energi yang selama ini simpan siur. Hal ini dijelaskan langsung oleh Rektor UNM, Husain Syam usai acara berlangsung di Ballroom Teater lt.3 Menara Pinisi UNM, Jumat (18/1).

“Pemahaman-pemahaman masyarakat tentang energi simpang siur. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk memahamkan masyarakat dan meredam hoaks yang beredar,” kata Husain Syam.

Husain Syam juga menjelasakan latar belakang digelarnya acara ini. Ia mengatakan kegiatan ini merupakan gagasan dari pihak UNM bersama ISNU Sulsel. Melalui Kegiatan ini Husain berharap mahasiswa maupun masyarakt umum yang hadir pada acara tersebut memahami secara utuh kondisi cadangan energi yang dimiliki Indonesia.

“Jangan sampai terjadi miss komunikasi dan miss pemahaman masyarakat terhadap cadangan energi yang kita punya,” ucapnya.

Seminar yang mengusung tema ‘Peran BUMN Migas dalam Menopang Ketahanan Energi Nasional’ menghadirkan beberapa pemateri, diantaranya yaitu: Fajar Harry Sampurno dengan jabatan Deputi Menteri BUMN Bidang Pertambangan, Indsutri Strategis dan Media selain itu turut hadir pula Nicke widyawati dengan jabatan Direktur Utama PT. Pertamina Persero membawakan materi ‘Bagaimana Pertamina Dalam Menopang Ketahanan Energi Nasional’.

“Kami menghadirkan tokoh yang berkompeten untuk berbicara tentang itu,” tutupnya.


*Reporter: Nurul Istiqamah/ Editor: Wahyu Riansyah