Mahasiswa Kampus V Pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar nonton bareng (Nobar) film pendek karya Mahasiswa PGSD angkatan 2017 - (Foto: Ist)

 

Mahasiswa Kampus V Pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar nonton bareng (Nobar) film pendek karya Mahasiswa PGSD angkatan 2017 – (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Kampus V Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar nonton bareng (Nobar) film pendek karya Mahasiswa PGSD angkatan 2017. Mereka menyaksikan lima genre film yang diciptakan oleh mahasiswa. Kegiata ini berlangsung di Aula Kampus V UNM, Kamis (20/12).

Nonton bareng film karya mahasiswa PGSD ini merupakan gagasan dari dosen pengampuh mata kuliah Bahasa dan Sastra Indonesia yaitu Amirullah Zainuddin dan Masrifhayanti Savitri. Dihadiri puluhan penonton, lima film pendek masing-masing bergenre Romantis, Komedi, Persahabatan, Horor, dan Religi kemudian ditayangkan. Judul Filmnya merupakan hasil pilihan oleh netizen, dinilai dari voting daring yang disebar beberapa waktu sebelum hari penayangan.

Masrifhayanti Savitri menjelaskan tujuan diadakannya nobar film karya mahasiswa PGSD ini untuk memberikan nilai pesan moral dan edukasi pada setiap penonton. “Nobar Film pendek ini merupakan tugas akhir Mata kuliah Bahasa dan sastra Indonesia,” jelasnya.

Dosen pengampuh ini berharap dengan adanya film pendek yang ditayangkan mahasiswa dapat mengambil hikmah dalam setiap film yang masing-masing berdurasi 30 menit.

“Saya selaku dosen pengampuh sangat berharap dengan adanya penayangan dari setiap film pendek tadi mereka bisa menarik kesimpulan bahwa kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari masalah dan mereka bisa mengatasi masalah itu tanpa adanya pihak birokrasi”, harapnya.

Salah satu penonton sekaligus pemeran dalam salah satu film itu, Fitriyani mengatakan kegiatan seperti ini harus dikembangkan. Sebab selain menghibur juga menjadi momentum asah kreativitas mahasiswa dalam dunia perfilman.

“Saya sangat terhibur dan termotivasi untuk membuat film yang lebih bagus lagi, yang menjadi motto saya yaitu sebaik-baik menjadi penikmat lebih baik lagi jika kita yang menjadi pemeran,” katanya.


*Reporter: Arwinda Al Muntaz