Pengurus HMJ Penjaskesrek FIK UNM saat tiba di rumah Daeng Kacong di Dusun Manrimisi Lompo, Desa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (27/11) - (Foto: Dikirim oleh Erwin melalui WhatsApp)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyambangi rumah Daeng Kacong (82) yang telah menderita puluhan tahun.

Kakek tersebut hanya tinggal bersama putranya Manga (51). Mereka tinggal di Dusun Manrimisi Lompo, Desa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Ketua HMJ Penjaskesrek, Erwin mengatakan bahwa awalnya ia mengetahui melalui media sosial bahwa kakek tersebut sedang menderita dan membutuhkan bantuan. Sehingga dia bersama rekannya melakukan penggalangan dana selama dua hari.

Hari ini, Selasa (27/11) ia langsung membawa sembako dari hasil penggalangan tersebut ke rumah Daeng Kacong. “Sudah 20 tahun nenek Kacong merasakan hidup yang tidak sejahtera,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Ia menjelaskan bahwa kondisinya selama ini sakit-sakitan sementara anaknya, Manga mengalami gangguan kejiwaan. Sehingga selama ini hanya bantuan dari tetangganya yang membuatnya bertahan hidup.

“Kalau nama penyakitnya saya tidak tahu. Karena nenek Kacong sudah tidak bisa lagi jalan, anaknya juga mengalami penyakit gangguan kejiwaan,” jelasnya.

Erwin berharap pemerintah bisa mendata dan lebih memperhatikan masyarakat yang tidak sejahtera. Apalagi jika kejadian seperti yang menimpa Daeng Kacong.

Dikabarkan Daeng Kacong meninggal pada pukul 17.50 Wita. Erwin bersama rekan-rekannya masih berada di rumahnya saat ia meninggal. (*)


*Reporter: Wahyudin