Rosma, Mahasiswa Baru (Maba) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM). (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Baru (Maba) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) harus mencari pinjaman untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Rosma mengaku sangat berharap mendapatkan beasiswa bidikmisi. Namun, ketika pengumuman hasil seleksi beasiswa bidikmisi terbit, ternyata namanya tak ada dalam pengumuman tersebut.

“Saya sangat berharap mendapatkan bidikmisi, namun ternyata saya tidak lulus,” ungkapnya.

Lanjut, Ia mengatakan bahwa ayahnya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dan ibunya tak memiliki pekerjaan. Hal ini menyebabkan Rosma harus meminjam uang demi membayar UKT nya.

“Saya harus pergi kekeluarga dan tetangga saya agar mampu membayar UKT, tetapi ternyata hal ini tidak membuahkan hasil. Bahkan adik saya terpaksa menganggur karena tak memiliki biaya untuk lanjut dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA),” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HMPS PGSD, Musdalifah mengatakan, penentuan lulus dan tidak lulus dalam seleksi bidikmisi sudah ditentukan oleh pihak berwenang. Namun, sangat disayangkan jika terdapat mahasiswa yang berhak mendapatkan bantuan tapi tidak mendapatkan bantuan.

“Pendidikan saat ini sulit untuk didapatkan, dikarenakan mahalnya biaya pendidikan. Terbukti dengan adanya mahasiswa yang tak mampu membayar UKT,” ungkapnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Ulil Afiah Az-zakiyah