Rektor UNM, Husain Syam. (Foto: Sahru- Profesi)
Rektor UNM, Husain Syam. (Foto: Sahru- Profesi)

PROFESI-UNM.COM– Pertama kalinya Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan kesempatan bagi para Calon Mahasiswa Baru (Camaba) penghapal alquran (Hafidz) dan yang memiliki Prestasi baik tingkat regional, nasional maupun internasional untuk masuk UNM tanpa tes melalui jalur Mandiri.

Rektor UNM, Husain Syam mengatakan bagi Camaba yang menghapal minimal 15 juz dalam alquran akan diberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan di UNM tanpa melalui seleksi, begitupun dengan Camaba yang memiliki prestasi baik itu dibidang seni, olahraga, maupun pendidikan. Kebijakan ini merupakan bentuk simpati UNM terhadap Masyarakat.

“Jadi Camaba yang menghapal alquran dan memiliki prestasi sesuai dengan standar yang sudah ditentukan tidak dites lagi karna dinilai sudah terampil. Mereka tinggal mengikuti Verifikasi untuk memastikan data yang mereka laporakan sesuai” Katanya pada saat konferensi pers yang berlangsung di Rumah Makan Ujungpandang Jalan Pengayoman, Selasa (24/7).

Eks Dekan Fakultas Teknik UNM ini menuturkan, jalur prestasi dan Hafidz Al-Quran merupakan bagian dari Jalur Mandiri, jadi mereka yang lulus pada jalur ini tetap mengikuti aturan dan prosedur pada jalur Mandiri. tercatat ada 23 orang yang mendaftar pada jalur Hafidz quran dan 136 pada jalur
prestasi.

“Kedua jalur ini adalah bagian dari jalur mandiri mereka tetap membayar sesuai dengan biaya yang sudah ditetapkan, bedanya mereka sudah tidak dites lagi tinggal melakukan verifikasi. untuk Verifikasinya akan dilaksanakan besok, 25 juli 2018,” tuturnya.

Ia melanjutkan, kebijakan ini keluar bukan tanpa alasan, melihat kondisi lingkungan remaja sekarang sangat sulit kita temui orang yang mampu menghabiskan waktunya untuk memberikan perhatian penuh terhadap alquran, kebijakan ini merupakan apresiasi terhadap mereka. Pun dengan jalur prestasi, mereka dinilai orang yang sudah memiliki arah yang lebih jelas dibanding dengan Camaba yang masih abu-abu.

“Setiap kebijakan pada dasarnya harus memiliki argumentasi yang kuat, begitupun dengan kebijakan baru ini. ini merupakan bentuk simpati terdalam kami terhadap masyarakat” ungkapnya.

[divider][/divider]

*Wahyu Riansyah

Share and Enjoy !

0Shares
0 0