akffdsh
Mateus Suwariono saat menyampaikan materi, pada acara PJTLN di Berastagi, Senin(16/7) (Foto: Nurul Atika-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Mateus Suwariono seorang budayawan Sumatera Utara bahas keterkaitan jurnalisme dan kebudayaan pada kegiatan Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Nasional (PJTLN) di Berastagi Sumatera Utara, Senin (15/7).

Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta dari berbagai Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Indonesia, termasuk LPM Profesi selama lima hari.

Dalam materi yang disampaikan, Sarwono mengungkapkan kebudayaan merupakan salah satu hal yang mesti diperhatikan dan dilestarikan oleh masyarakat.

“Kebudayaan merupakan aset yang penting, karena kita terlahir dari keberagaman, makanya salah kalau muda-mudi saat ini tidak menjaga kebudayaan,” jelasnya.

Lanjut, budayawan senior ini menambahkan bahwa seorang jurnalis yang cerdas harus bisa mempertanggung jawabkan apa yang ditulis, termasuk berfungsi untuk mempertahankan budaya

“Kebudayaan itu dapat dilestarikan melalui tulisan, makanya dengan menulis kita dapat merubah wacana menjadi bukti nyata,” tutupnya

[divider][/divider]

*Reporter: Nurul Atika