Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluargaan (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) saat memberikan pelatihan penyulaman dan menjahit ANTALGIS kepada anak Panti Asuhan Al-Khaerat, Makassar (Foto: Ist.)

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) saat memberikan pelatihan penyulaman dan menjahit ANTALGIS kepada anak Panti Asuhan Al-Khaerat, Makassar (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meloloskan Pusat Kreativitas Mahasiswa (PKM) di bidang Pengabdian Kepada Masyarakat. PKM yang mereka buat ini berjudul Pemberdayaan Menjahit ANTALGIS (Bantal, Guling, Seprai, Selimut) dengan motif aksara lontara Bugis-Makassar.

Ketua tim, Nirma Yanti menjelaskan bahwa PKM yang mereka buat ini berpusat untuk mengajarkan penyulaman dan menjahit ANTALGIS. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Al-Khaerat, Makassar.

“Yang dilakukan yaitu mengajarkan anak panti keterampilan menjahit serta membuat sulaman aplikasi dengan teknik penyelesaian tusuk feston. Selain itu, kita juga mengajarkan kepada mereka untuk bisa mandiri dalam financial melalui menjahit ANTALGIS ini,” katanya melalui pesan Whats App, Sabtu (19/5).

Mahasiswa angkatan 2016 ini sangat berharap pelatihan yang ia lakukan bisa berjalan lancar. Sehingga nantinya proposal yang telah dikirim bisa membawanya hingga akhir di Pimnas.

“Semoga proposal di Fakultas Teknik yang di danai mampu tembus ke Pimnas dan berkiprah dengan membawa pulang emas untuk kampus orange tercinta, dan terkhusus untuk mahasiswa PKK,” harapnya.

Sementara itu, Pembimbing Nirma, Hamidah Suryani mengungkapkan bahwa PKM merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas intelektual dan kecerdasan dalam berorganisasi. Menurutnya, kreativitas ialah paduan tiga unsur utama dalam diri manusia, yakni pikiran, perasaan, dan keterampilan.

“Mahasiswa dapat berlatih logika berpikir, melatih daya analisa, melatih oral communication, berlatih menulis, melatih agar dapat bekerja mandiri maupun kerja sama tim/kelompok, melatih diri untuk disiplin, dan bertanggung jawab sesuai dengan bidang ilmu masing-masing,” ungkapnya.

Ia pun berharap pada tahun depan, PKM mahasiswa Jurusan PKK dapat meningkat jumlah pengiriman proposal dari tahun ini. “Mari kita canangkan tahun 2019 Gerakan 100 PKM PKK,” harap dosen PKK ini. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Muh. Sauki Maulana