Foto bersama mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNM di Pulau Lakkang, Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (19/20) - (Foto: Ist.)
Foto bersama mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNM di Pulau Lakkang, Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (19/20) – (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Lingkar Diskusi Sejarah menyelenggarakan kegiatan ‘Ngabuburit Sejarah’. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pulau Lakkang, Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (19/20).

Koordinator Lingkar Diskusi Sejarah, Ardianto mengatakan kegiatan ini diikuti sebanyak 20 orang mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNM.

Pulau Lakkang menjadi lokasi tujuan ‘Ngabuburit Sejarah’ karena di tempat ini mereka masih bisa menemukan bungker-bungker peninggalan Jepang di zaman perang dunia kedua.

“Tujuan kegiatan ini untuk menemukan objek-objek sejarah yang tidak banyak diketahui orang dan juga sebagai mahasiswa dapat menambah wawasan dalam memahami metode penelitian sejarah langsung di lapangan,” ujarnya.

Ardianto berharap kegiatan ‘Ngabuburit Sejarah’ ini berharap mahasiswa Pendidikan Sejarah bisa lebih memaknai bahwa belajar sejarah tidak hanya di ruang kelas tetapi bisa juga mengunjungi langsung tempat-tempat bersejarah. Dengam begitu, melalui kegiatan ini mereka akan belajar sebagai calon peneliti-peneliti sejarah di masa depan.

“Semoga dengan kegiatan ini mereka lebih memahami dan mendalami sejarah. Sehingga kedepannya mereka mampu menjadi seorang Peneliti” harapnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan acara buka puasa bersama. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Wahyu Riansyah