Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak foto bersama Rektor dan pimpinan unit di UNM saat kunjungan supervisi KKN-PPL Terpadu Angkatan XVI dan KKN Reguler Angkatan XXXVIII 2018 di Baruga Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Soppeng Jl. Pengayoman Watansoppeng, Senin (14/5) - (Foto: Noval - Profesi)
Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak foto bersama Rektor dan pimpinan unit di UNM saat kunjungan supervisi KKN-PPL Terpadu Angkatan XVI dan KKN Reguler Angkatan XXXVIII 2018 di Baruga Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Soppeng Jl. Pengayoman Watansoppeng, Senin (14/5) – (Foto: Noval – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak bersama anggota Forkopimda Soppeng menerima Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Husain Syam bersama rombongan dalam rangka kunjungan supervisi KKN-PPL Terpadu Angkatan XVI dan KKN Reguler Angkatan XXXVIII 2018 di Baruga Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Soppeng Jl. Pengayoman Watansoppeng, Senin (14/5).

Dalam sambutannya, Kaswadi mengungkapkan apresiasinya atas kedatangan Rektor UNM bersama rombongan. Ia mengatakan, sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN UNM selama di daerah Soppeng.

Lanjut dikatakan, melihat Kondisi pendidikan saat ini, pihaknya ingin menjalin kerjasama dan mempererat hubungan dengan UNM dikarenakan tahun 2018 ini terdapat sekitar 200 orang guru yang akan pensiun dan pastinya hal ini mengakibatkan kurangnya jumlah tenaga pengajar.

“Kami ingin menawarkan konsep kerjasama dengan UNM supaya bisa melibatkan mahasiswa untuk mengajar di daerah-daerah terpencil,” katanya.

Menurutnya, saat ini masih banyak masalah yang harus diselesaikan di Soppeng, khususnya di dunia pendidikan. Misalnya guru yang telah mendapat tunjangan belum maksimal dalam menjalankan tugasnya.

“Sebagai wujud peningkatan mutu pelajar di Soppeng, maka Pemerintah Kabupaten Soppeng memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk bersekolah sampai ke jenjang yang tertinggi dengan total beasiswa sebesar Rp 8 Milyar,” tuturnya.

Namun, lanjut Bupati Soppeng ini, itu saja belum cukup untuk mengatasi masalah pengelolaan sekolah menengah atas (SMA) yang telah diambil alih provinsi, sehingga peningkatan mutu pendidikan pun kian menurun lantaran kurangnya pengawasan.

Selain itu, Bupati Soppeng ini juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN UNM yang telah berpartisipasi dalam program SoBAT yang merupakan program Nasional.

“Besar harapan kami agar seluruh instansi terkait dapat memiliki data yang sangat akurat dalam Gerakan Mappadeceng supaya permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan dengan cepat sehingga lebih maksimal dalam melayani masyarakat,” harapnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Noval Kurniawan