Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FT, Khaerul Mukmin saat berorasi di depan gedung Teknol, Kamis (23/6) - (Foto: Sauki - Profesi)

 

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FT, Khaerul Mukmin saat berorasi di depan gedung Teknol, Kamis (23/6) – (Foto: Sauki – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali melakukan aksi susulan setelah memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Dalam aksinya tersebut, Khairul selaku Presiden BEM FT menuntut transparansi Unit Cos yang kemudian menjadi indikator dalam pembayaran uang Kuliah Tunggal (UKT).

Mahasiswa angkatan 2013 ini juga menilai pecundang apabila seorang dosen yang mengintimidasi persolan nilai kepada mahasiswa yang ikut dalam demonstrasi.

“Pecundang seorang dosen yang selalu mengancam nilai, itu menandakan dia selalu bersembunyi dengan hak otoriternya dalam memberikan nilai,” ungkapnya saat melakukan orasi, Kamis (3/5).

Lanjut, ia juga mempertanyakan profesionalisme Dekan FT yang meninggalkan kampus saat itu

“Apakah seorang birokrasi yang dianggap profesional namun ketika datang mahaasiswanya untuk menuntut haknya malah lari dari kandangnya,” ungkapnya. (*)

*Reporter: Muh. Sauki Maulana