Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPM) UNM, Bakhrani Rauf saat melakukan penyuluhan Soppeng Bebas Ancaman Tinja (SOBAT) di rumah H. Tajuddin selaku Kepala Dusun Wanua Tua, Desa Sering, Sabtu (28/4) (Foto: Doc. Profesi.)
Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPM) UNM, Bakhrani Rauf saat melakukan penyuluhan Soppeng Bebas Ancaman Tinja (SOBAT) di rumah H. Tajuddin selaku Kepala Dusun Wanua Tua, Desa Sering, Sabtu (28/4) (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Reguler Universitas Negeri Makassar (UNM) angkatan XXXVIII, Desa Sering Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng mengadakan penyuluhan Soppeng Bebas Ancaman Tinja (SOBAT). Kegiatan ini berlangsung di rumah H. Tajuddin selaku Kepala Dusun Wanua Tua, Desa Sering, Sabtu (28/4).

Sekretaris Desa Sering, M. Tahir mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan mengenai jamban sehat. Sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak buang air besar (BAB) di sembarang tempat.

“Desa Sering ini memiliki sekitar 100 kepala keluarga yang belum memiliki jamban dan terkhusus di Dusun Wanua Tua terdapat sekitar 40 Kepala Keluarga,” katanya.

Penyuluhan ini dibawakan oleh Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPM) UNM, Bakhrani Rauf. Tak hanya memberikan penyuluhan, namun dilakukan penerapan jamban keluarga secara gratis.

“Dengan adanya penyuluhan dan pembuatan jamban ini diharapkan bisa menjadi pengembangan di masyarakat Desa Sering ini agar bisa terbebas dari ancaman tinja” jelas Bakhrani. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Zulhijaya / Editor: Wahyudin