Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) saat memberi sambutan pada acara peresmian Ruang Rapat Senat FSD, Senin (19/3) - (Foto: Dasrin - Profesi)
Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) saat memberi sambutan pada acara peresmian Ruang Rapat Senat FSD, Senin (19/3) – (Foto: Dasrin – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) Nurlina Syahrir menanggapi perihal galaknya penjaga perpustakaan di FSD. Hal tersebut dia sampaikan saat di temui di ruangannya, Selasa (13/3).

Nurlina mengatakan galaknya penjaga perpustakaan disebabkan kelakuan sejumlah mahasiswa yang melanggar aturan perpustakaan.

“Mahasiswa itukan nakal, dilarang bawa HP untuk motret-motret tapi dia bawa. Di perpustakaan itu tempat membaca bukan tempat untuk motret-motret dan ada juga yang nyiletin lembaran buku. Bagaimana tidak galak, ini buku langka tapi kamu tidak jaga,” ujarnya.

Lanjut, ia pun mengatakan buku yang ada di perpustakaan itu buku yang langka. Jadi, wajar petugas perpustakaan marah saat mahasiswa merusaknya.

“Jadi wajar petugas perpustakaan itu galak karena dia itu menjaga buku-buku yang ada disitu. Seandainya banyak ji itu buku di pasaran, tapi inikan buku langka,” lanjutnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Irham Nur