Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI), Juri Ardiantoro saat bersosialisasi pada kegiatan ‘KPU Goes to Campus’ yang berlangsung di Ballroom Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu (28/2) - (Foto: Wahyu - Profesi)
Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI), Juri Ardiantoro saat bersosialisasi pada kegiatan ‘KPU Goes to Campus’ yang berlangsung di Ballroom Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu (28/2) – (Foto: Wahyu – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI), Juri Ardiantoro, mendorong mahasiswa untuk mengampanyekan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berkulitas yakni menjadi pemilih yang tegas. Hal tersebut disampaikan pada acara ‘KPU Goes to Campus’ yang berlangsung di Ballroom Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu (28/2).

“Mahasiswa harus menjadi pemilih yang tegas untuk mendukung Pilkada yang berkualitas,” katanya.

Ketua KPU periode 2012-2017 ini menambahkan, mahasiswa sebagai kelompok yang kritik harus memiliki peran aktif dalam pemilu yang berkelas. Hal itu dapat terwujud ketika mahasiswa mampu melawan politik uang, SARA, hoaks, ujaran kebencian, dan kampanye hitam.

“Mengampanyekan segala hal yang dapat merusak pemilu semua harus dilawan,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Juri Ardianto berharap sikap kritis mahasiswa harus di transformasikan dalam aksi yang lebih nyata. Mahasiswa pada dasarnya memiliki porsi yang lebih besar dalam menciptakan pemilu yang bermutu.

Kedatangan beberapa pejabat KPU ke UNM ialah dalam rangka bersosialisasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 Juni mendatang. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Wahyu Riansyah / Editor: Wahyudin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0