Foto: Int
Hujan biasanya membuat seseorang lebih malas melakukan aktivitas dan lebih memilih untuk berdiam diri dirumah (Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM – Beberapa alasan mahasiswa telat datang ke kampus seringkali didengar dengan berbagai macam alasan. Apalagi dalam kondisi hujan saat ini, kebanyakan mahasiswa sering dilanda penyakit malas gerak atau disingkat mager.

Pemicu telat ngampus pada umumnya biasanya dikarenakan faktor hujan. Banyak mahasiswa beralasan bahwa hujan merupakan faktor terlambatnya ke kampus. Hal ini ditanggapi lumrah dikalangan mahasiswa.

Fenomena telatnya ke kampus akibat hujan tidak berefek kepada para dosen maupun mahasiswa yang dikategorikan rajin. Pada prinsip ini mereka mengatakan bahwa hujan tidak menghalangi namun membasahi.

Namun benarkah hujan merupakan faktor banyaknya mahasiswa telat ngampus, ataukah ada faktor lain selain hujan?

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Chairil Bakri juga memberikan responnya terkait hal ini. Ia mengatakan bahwa hujan biasanya membuat dirinya sering datang terlambat, pasalnya hal yang paling enak dilakukan waktu hujan itu adalah berdiam di rumah atau tidur.

“Iya, biasanya kalau hujan paling malas ke kampus apalagi kalau hujannya deras, ribet harus pakai jas hujan, jalanan macet dan pasti mager lah,” ungkapnya

Hal serupa juga diungkapkan oleh mahasiswa Psikologi, Wahyu Setiawan mengatakan perihal hujan biasanya sering membuat mahasiswa telat ke kampus. Fakta bahwa banyak mahasiswa yang sering terlambat hanya persoalan hujan.

“Pastinya terlambatlah apalagi kalau mahasiswanya tidak memiliki jas hujan dan harus menunggu hujan reda, sudah pasti telat. Beruntung kalau dosen dengan mahasiswa sama-sama telat,” Jelasnya

Hujan maupun tidak hujan, sebagai mahasiswa bijaklah memilih keputusan terlebih terkait dunia pendidikan. (*)

[divider][/divider]

*Nurul Atika