seorang Dosen UPP PGSD Bone sedang membawa LCD saat mau mengajar (Foto: Dok. Profesi)
seorang Dosen UPP PGSD Bone sedang membawa LCD saat mau mengajar (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Sarana dan prasarana Kampus VI Universitas Negeri Makassar (UNM) sektor Bone dinilai mahasiswa masih minim sarana dan prasarana. Seperti yang diungkapkan oleh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Bone, Arman.

Arman yang juga merupakan Ketua Pramuka PGSD Bone mengatakan, fasilitas kampus masih perlu ditambah, misalnya saja LCD yang berjumlah hanya enam buah. Barang ini menjadi mahal bagi mahasiswa, pasalnya mereka akan berebutan bila sedang bersamaan mengikuti pembelajaran dalam kelas.

“Kadang tidak cukup jumlahnya, sementara ruangan kelas ada 12 buah,” katanya saat ditemui di Kampus VI UNM, Kamis (28/12).

Akibat dari minimnya prasarana tersebut, lanjut Arman, dosen terpaksa harus meminjam LCD milik UKM Pramuka. Karena kebetulan UKM tersebut juga memiliki satu buah LCD.

“Biasanya LCD punya organisasi kami di pinjam untuk belajar dalam kelas,” tambahnya.

Disisi lain, Ketua KSR PMI PGSD Bone, Harun berpendapat, Secara fisik pembangunan kampus yang berada dilokasi Jalan Biru Kota Watampone sudah terlihat kemajuan. Ruangan kelas dicat, jendela yang pecah pun telah diganti. Begitupun dengan kursi dan ruang lab telah diperbaiki.

“Gedung berlantai dua yang diperuntukkan untuk birokrasi sudah dihuni serta aula kini sudah difungsikan kembali sebagai tempat kegiatan mahasiswa,” ucap Pria asal Bone ini. (*)

[divider][/divider]

*Tulisan ini telah terbit di Tabloid Profesi Edisi 221