Rektor UNM, Husain Syam saat melepas peserta KKN-PPL Semester Genap yang berlangsung di Ballroom Lt.2 Menara Pinisi UNM, Rabu 8/3. (Foto: Ist)
Rektor UNM mengenakan jaket secara simbolis kepada peserta KKN Terpadu dan Reguler. (Foto: Dasrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Husain Syam mengatakan bahwa biaya yang terdapat pada Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbayar hanyalah untuk biaya jaket dan transportasi. Hal tersebut disampaikan pada aksi tolak KKN berbayar yang dilakukan mahasiswa UNM di Jalan AP Pettarani depan Menara Pinisi, Rabu (7/2).

Guru Besar Teknologi Pertanian ini menjelaskan, arah uang yang dikeluarkan mahasiswa untuk menjalani KKN hanya untuk membiayai jaket dan transportasi serta honor dosen pendamping bagi KKN terpadu.

“Saya hanya meminta bahwa mahasiswa KKN itu hanya membiayai jaketnya kemudian transportasinya dan honor dosen pendamping untuk KKN terpadu, itu saja yang lain tidak,” ujarnya.

Lanjut, ia pun mengatakan telah membantu mahasiswa dalam mengurangi beban pembayaran KKN nya. Hanya saja itu aturan Menristekdikti yang keluarkan, jadi pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

“Oleh karena itu, yang bisa saya lakukan adalah mencari poin-poin untuk kemudian menurunkan ataukah tidak membiayai pada bagian-bagian tertentu,” lanjutnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Irham Nur / Editor: Wahyudin