Kardus bertuliskan sumbangan untuk Rektor yang merupakan varian aksi sebagai bentuk kritikan kepada birokrasi (Foto: Ulil - Profesi)
Kardus bertuliskan sumbangan untuk Rektor yang merupakan varian aksi sebagai bentuk kritikan kepada birokrasi (Foto: Ulil – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam aliansi orange menggugat mengkritik pimpinan melalui kardus dengan tulisan sumbangan untuk rektor. Kritikan tersebut dilakukan saat aksi tolak KKN berbayar di Jalan AP Pettarani depan Menara Pinisi, Rabu (7/2).

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM, Mudabbir mengatakan, salah satu bentuk kritik yang diberikan kepada rektor diasumsikan dengan tulisan sumbangan untuk Rektor. Aksi KKN berbayar sampai menutup empat ruas jalan. Tak hanya itu, puluhan aparat kepolisian juga turut serta dalam mengawal di lokasi aksi.

“Coretan di atas kardus tersebut merupakan varian hartatik yang dimana mendapat teguran lalu kampus mines dengan tidak di berbayarkannya KKN,” tuturnya.

Mahasiswa Jurusan Psikologi ini berharap pihak UNM lebih bijak mendiskusikan terhadap KKN berbayar ini dengan Kementrian, lalu secepatnya mengambil sikap.

“Semoga pihak UNM lebih bijak mendiskusikan problem ini dengan Kementerian, sehingga dapat mengambil sikap secepatnya,” harapnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Ulil Afiah Az-zakiyah / Editor: Whyudin