Suasana aksi LK se-UNM Tolak KKN Berbayar (7/2) sempat ricuh.
Suasana aksi LK se-UNM Tolak KKN Berbayar (7/2) yang sempat ricuh.

PROFESI-UNM.COM – Aksi Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbayar yang digelar oleh Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-Universitas Negeri Makassae (UNM) berakhir ricuh. Kejadian ini berlangsung di depan Menara Pinisi, Rabu (7/2).

Kejadian tersebut bermula ketika para pengendara mulai mengeluhkan jalan yang ditutup mahasiswa. Kemudian, beberapa pegawai UNM dan dibantu petugas keamanan hendak membongkar bambu penghalang jalan.

Akan tetapi, hal tersebut diindahkan mahasiswa. Sebab, mereka tetap memaksa untuk memasangnya. Meski begitu, akhirnya petugas keamanan pun mencoba tegas hingga membuka penghalang.

Pengendara yang berada di depan Menara Pinisi ternyata dihadang oleh mahasiswa. Alhasil, berselang beberapa menit kericuhan mulai terjadi. Dimulai dari pengedara yang berulang kali membunyikan klakson hingga mahasiswa tak tahan.

Ditengah kejadian tersebut itulah, tiba-tiba saja ada mahasiswa yang dipukul. Kemudian kericuhan pun tak terbendung. Staf dan petugas keamanan membawa mahasiswa tersebut bersama beberapa fungsionaris termasuk Presiden BEM, Mudabbir dan Menteri Sosial dan Politik, Andi Alauddin.

Sebelumnya, aksi juga sempat ricuh pada saat orasi dilakukan. Mahasiswa yang diduga berasal dari Ilmu Keolahragaan (Ikor) menutup jalan pettarani. Untungnya, fungsionaris LK lain berhasil meredam suasana. (*)

*Reporter: Kurnia Hasan/Editor: Agung