Puncak gerhana bulan sebagian sekitar pukul 02:20 Wita yang terpantau dari Kota Gianyar, Bali, Selasa (8/8/2017). Gerhana bulan yang berlangsung sekitar 1 jam 55 menit tersebut dapat dilihat dari seluruh kepulauan di Indonesia.(ANTARA FOTO / NYOMAN BUDHIANA)
Puncak gerhana bulan sebagian sekitar pukul 02:20 Wita yang terpantau dari Kota Gianyar, Bali, Selasa (8/8/2017). Gerhana bulan yang berlangsung sekitar 1 jam 55 menit tersebut dapat dilihat dari seluruh kepulauan di Indonesia.(Foto: Nyoman Budhiana – ANTARA)

PROFESI-UNM.COM – Di penghujung malam bulan Januari 2018 disuguhkan dengan fenomena unik yaitu gerhana bulan total, Rabu (31/1) malam ini.

Gerhana bulan total atau disebut Bulan Super Darah Biru (Super Blue Blood Moon) fenomena ini tergolong gerhana perigee, yaitu gerhana bulan total yang terjadi saat bulan berada pada posisi paling dekat dengan bumi dan muncul secara penuh (purnama).

Kepala Sub Bidang Pengumpulan dan Penyebaran BBMKG Wilayah III Denpasar, Ardhianto Septiadhi, menjelaskan fenomena alam ini terjadi terakhir pada 152 tahun lalu tepatnya 31 Maret 1866.

Adapun durasi total untuk bisa melihat gerhana bulan total di akhir Januari 2018 selama kurang lebih 1 jam 16 menit. Secara detil waktunya, pada pukul 18.48 WIB Anda bisa melihat proses gerhana bulan sebagian.

Sekitar pukul 19.51 WIB mulai gerhana bulan total dan berakhir sekitar pukul 21.07 WIB. Kemudian, pada pukul 22.11 WIB Anda bisa menyaksikan akhir gerhana bulan sebagian.(*)

*Ulil Afiah Az-zakiyah

Share and Enjoy !

0Shares
0 0