Yulini, Mahasiswa Program Doktor (S3) PPs UNM (kiri) dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise (kanan) - (Foto: Dasrin - Profesi)
Yulini, Mahasiswa Program Doktor (S3) PPs UNM (kiri) dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise (kanan) – (Foto: Dasrin – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Yulini Mahasiswi Program Doktor (S3) Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar (PPs UNM) mendapat kehormatan sebagai mahasiswa pertama UNM yang diuji oleh seorang menteri. Adapun yang didatangkan adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise .

Hal tersebut dia ungkapkan, saat ditemui masa pemberian kuliah umum oleh menteri di lantai lima Aula PPs UNM, Selasa, (9/1).

Bagi mahasiswa kelahiran Jawa ini, hal tersebut menjadi kehormatan tersendiri. Ia juga menuturkankan jika tak menyangka akan diberikan respon positif saat meminta ibu menteri menjadi pengujinya.

“Sangat luar biasa, rasa bangga saya. Awalnya tidak menyangka jika berhasil mendapat respon positif,” tutur wanita yang bekerja di Papua ini.

Lanjut, ia mejelaskan jika dipilihnya Yohana, sebagai penguji eksternalnya dikarenakan selain Yohana merupakan perempuan Professor pertama di Papua. Bidang Yohana dalam hal Silabus dan Material Development, juga dirasa berkompeten dalam menguji disertasinya.

“Saya pilih beliau, karena bidangnya di Kurikulum Development yang sejalan dengan disertasi saya, terkait Kompetensi Guru Bahasa Inggris di Papua. Selain itu beliau juga Professor wanita pertama di Papua,” jelasnya. (*)


*Reporter: Faisal Fajar

Share and Enjoy !

0Shares
0 0