Calon mahasiswa baru Program Pascasarjana (PPs) Universirtas Negeri Makassar (UNM) saat melakukan tes penerimaan mahasiswa baru (PMB) berbasis daring. (Foto: Ist.)
Calon mahasiswa baru Program Pascasarjana (PPs) Universirtas Negeri Makassar (UNM) saat melakukan tes penerimaan mahasiswa baru (PMB) berbasis daring. (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) sementara melaksanakan tes penerimaan mahasiswa baru (PMB). Tes tersebut berlangsung di PPs UNM, Jumat hingga Minggu (22-24/12).

Direktur PPs UNM, Jasruddin mengubah tes penerimaan mahasiswa baru secara keseluruhan menjadi berbasis daring. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu pengembangan sistem ujian dari tertulis menjadi digital.

Ia menuturkan, penerapan berbasis daring ini membuat ujian menjadi lebih efektif dan mudah. “Dengan mengubah ujian ke basis online ini semua jadi simple. Selain itu, pengawas ujian juga tidak perlu lagi berlama-lama diruangan, cukup memantau sesekali saja keruangan,” tambahnya.

Koordinator penyelenggara tes TOEFL daring PMB PPs UNM, Muzdalifah mangatakan, dengan sistem baru ini tingkat kecurangan peserta saat ujian dapat diminimalisir. “Tipe soal memang hanya satu, tapi sistem akan mengacak setiap soal yang muncul dari setiap peserta,” katanya.

“Dengan begitu, peserta tidak punya lagi kesempatan untuk menyontek peserta lain, ataupun bekerja sama,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta ujian, Elma, mengungkapkan bahwa ujian daring ini lebih efisien dari pada ujian tulis pada umumnya. “Kita tidak perlu lagi penyiapkan alat-alat tulis dan sebagainya, pengisian juga jadi lebih cepat dari pada ujian tulis,” ungkapnya. (*)


*Reporter: Wahyudin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0