Maman Suherman saat membawakan materi tentang literasi yang di gelar oleh HMPS Prasasti FBS UNM di Pelataran Menara Pinsi, Sabtu (23/12) - (Foto: Iqbal - Profesi)
Maman Suherman saat membawakan materi seminar literasi yang di gelar oleh HMPS Prasasti FBS UNM di Ballroom Menara Pinsi, Sabtu (23/12) – (Foto: Iqbal – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Untuk menjadi seorang penulis yang baik dalam karya sastra, tidak cukup hanya menggunakan 5W+1H. Tetapi juga harus menggunakan 5 R.

Hal tersebut diucapkan Penggagas Panasonic Gobel Awards, Maman Suherman saat membawakan materi pada Seminar Literasi yang di gelar oleh Himpuanan Mahasiswa Program StudiĀ  Sastra Inggris (HMPS Prasasti) di Ballroom Menara Pinisi UNM, Sabtu (23/12).

“Berdasarkan ilmu jurnalis yang saya dapatkan di luar negeri harus menggunakan 5 R yaitu Read, Riset, Reliable, Reflecting, dan (W)Rite,” katanya.

Kosultan Kreatif dan Notulen acara Indoesia Lawak Klub di Trans 7 ini pun menjelaskan satu persatu dari 5R tersebut. Harus membaca kalau ingin tulisan bagus dengan banyak nuansa. Harus mencari data untuk mengetahui data untuk mengetahui kebenaran data yang valid.

Selain itu, untuk menjadi seorang penulis yang baik juga harus akurat terukur dan terpercaya dalam menulis. Sebaiknya golistyc karena melihat dari semua sudut pandang agar menarik.

“Harus berpihak dengan kebenaran dan keyakinan kita. Setidaknya standing point kita di ketahui,” tambahnya.

Pria yang kerap disapa Kang Maman ini menyarankan mahasiswa untuk aktif dengan kemauan sendiri dalam menulis. Jangan hanya menunggu untuk disuruh. Karena naluri ilmiah merupakan salah satu cara untuk menuangkan pikiran dan perasaan dengan cara dilatih menulis dan membaca sejak dini.

“Membaca dan menulis itu sangat penting. Karena dimanapun, tidak ada pekerjaan yang tidak melibatkan dua aktifitas ini,” Sarannya. (*)


*Reporter: Muhammad Iqbal Sukawardana / Editor: Wahyudin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0