Notulen Indonesia Lawak Klub (ILK), Maman Suherman saat bawa materi pada Seminar Literasi HMPS Prasasti FBS UNM (Foto: Amalia - Profesi)
Notulen Indonesia Lawak Klub (ILK), Maman Suherman saat bawa materi pada Seminar Literasi HMPS Prasasti FBS UNM (Foto: Amalia – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Notulen Indonesia Lawak Klub (ILK), Maman Suherman membawakan Seminar Literasi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris (HMPS Prasasti), Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Kegiatan yang bertema “Menakar Budaya Literasi Sastra di Era Generasi Milenial” ini berlangsung di Ballroom Menara Pinisi, Sabtu (23/17).

Maman Suherman mengatakan bahwa literasi sastra sangat penting dalam kehidupan. Karena setiap orang tidak lepas dari berkomunikasi setiap hari. Sehingga dengan adanya literasi sastra, informasi yang ingin disampaikan lebih sopan dan menarik untuk dibaca.

“Pentingnya sastra untuk memperhalus budi dan menajamkan rasa manusia,” katanya.

Pria yang kerap disapa Kang Maman ini juga mengungkapkan bahwa untuk menjadi sastrawan, bukan hanya kerja keras dan intelektual. Tetapi dibutuhkan keterampilan, pengetahuan, dan perasaan.

“Sebagai anak sastra, kita butuh tiga H yaitu hand, head dan heart,” tambahnya.

Maman berharap, sebagai generasi millenial, mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi untuk menuangkan idenya kedalam bentuk karya yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Dengan media yg serba cepat, semoga mampu dimanfaatkan mahasiswa untuk berkarya dengan pikiran dan perasaannya,” harapnya. (*)


*Reporter: St. Reski Amalia / Editor: Wahyudin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0