Redaktur mojok.co, Arham Dani saat membawakan materi pada acara Nasional Research Training yang digelar BEM UNM di Ballroom Menara Pinsi, Sabtu (9/12) - (Foto: Wahyu - Profesi)
Redaktur mojok.co, Arham Dani saat membawakan materi pada acara Nasional Research Training yang digelar BEM UNM di Ballroom Menara Pinsi, Sabtu (9/12) – (Foto: Wahyu – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Redaktur mojok.co, Arham Dani membahas seputar materi Investigasi pada acara Nasional Research Training. Kegiatan tersebut di gelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Ballroom Menara Pinsi, Sabtu (9/12).

Arham Dani menjelaskan bahwa dalam melakukan penelitian harus mengumpulkan data terlebih dahulu. Juga harus dilengkapi dengan keterangan dan cara membaca data. Karena tanpa data, bisa saja penelitian yang dilakukan itu tidak maksimal dan tidak menutup kemungkinan hasil penelitian salah.

“Hasil penelitian bisa saja salah tetapi metode penelitian itu tidak boleh salah,” jelasnya.

Penulis di tirto.id ini juga mengungkapkan, informasi yang didapatkan tidak boleh langsung dipercaya. Terlebih dahulu harus dilihat dari berbagai dimensi. Karena pada dasarnya data tidak pernah berdiri sendiri.

“Kita harus kritis untuk jadi seorang peneliti,” ungkapnya

Ia pun mengimbau, dalam mengolah informasi, harus dilakukan klarifikasi. Dan untuk menghasilkan karya jurnalis yang bermutu, perlu kolaborasi dengan orang lain.

“Berjejaringlah dan lakukan kolaborasi untuk menciptakan karya jurnalis yang bermutu,” imbaunya. (*)


*Reporter: Wahyu Riansyah / Editor: Wahyudin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0