Mahasiswa UNM saat melakukan program Sea Teacher tahun 2016. (Foto: Int.)
Mahasiswa UNM saat melakukan program Sea Teacher tahun lalu (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Tahun ini Universitas Negeri Makassar (UNM) hanya mendapat 10 kuota mahasiswa untuk mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) program pengalaman lapangan (PPL) internasional. Pada tahun lalu, UNM dapat jatah 16 orang.

Hal tersebut dinyatakan Staff Pembantu Rektor Bidang Kerjasama (PR IV) Yaser saat dihubungi melalui Whats App, Selasa (28/11). Ia mengatakan bahwa terjadi pengurangan karena semakin banyak universitas dari Filipina yang ikut.

“UNM dapat jatah 10 orang. Begitupun sebaliknya, UNM akan menerima mahasiswa KKN PPL dari Thailand dan Filipina,” katanya.

Persyaratan untuk mengikuti KKN PPL Internasional ini sama dengan seperti biasanya. Hanya saja ditambah dengan tes wawancara oleh dosen universitas tujuan dan ini dilakukan di UNM. Selain itu, yang harus dimiliki untuk mengikuti program ini yaitu mampu berkomunikasi menggunakan bahasa inggris.

“Karena ini sifatnya pertukaran, jadi mahasiswa UNM akan diwawancarai oleh dosen dari Thailand atau Filipina. Begitupun sebaliknya, mahasiswa dari luar akan diwawancarai oleh dosen UNM,” tambahnya.

Ia berharap mahasiswa yang mengikuti program ini bisa membawa nama baik universitas dengan melakukan yang terbaik. Mahasiswa bersungguh-sungguh menimba ilmu disana dan diterapkan di sini yang sifatnya membangun.

“Semoga mereka bisa mengambil pelajaran yang banyak pada saat mereka mengajar. Agar pulangnya nanti mereka bisa menularkan pengalaman mereka ke teman-temannya,” harapnya. (*)


*Reporter: Wahyudin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0