Panitia saat latihan Tari Kolosal di Panggung Daeng Pamatte, FBS dalam rangka persiapan menyambut FTMI (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Bengkel Sastra (Bestra) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) bakal jadi tuan rumah Festival Teater Mahasiswa Indonesia (FTMI) se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar). Festival tersebut akan dilaksanakan di Auditorium Amanagappa, 23 hingga 29 November mendatang.

Kegiatan tahunan ini bertema “Rupa Tau”. Ketua panitia, Muhammad Dayat Rahman mengatakan, tema tersebut sengaja diangkat dengan menggunakan bahasa daerah agar para generasi sekarang sadar akan budaya suku Bugis Makassar.

“Rupa artinya wajah dan tau yang artinya manusia, jadi tema ini diangkat agar kita memahami bagaimana memanusiakan manusia,” katanya.

Dayat juga menjelaskan, selama ini persiapan sudah mencapai 80 persen, mulai dari tim artistik sampai publikasi. Salah satu persiapannya yaitu melatih 100 penari yang akan tampil pada pembukaan nantinya.

“Kami telah melakukan beberapa persiapan dan mencari dana melalui proposal, sponsor, kontribusi peserta, dan dana kreatif panitia,” jelasnya.

Mahasiswa angkatan 2014 ini berharap kegiatannya berjalan lancar dan banyak lembaga kesenian yang turut serta. “Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi antar sesama pencintas seni,” harapnya.

FTMI ini diikuti oleh 17 lembaga kesenian dari berbagai berbagai universitas yang ada di Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar). (*)


*Reporter: Anita Yulianti / Editor: Wahyudin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0