Pemateri saat menjelaskan tentang kecepatan pembangunan ekonomi di Indonesia. (Foto: Rara - Profesi)
Forum Bedah Isu (FBI) Himpunan Mahasiwa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) di Ballroom Menara Pinisi, Jumat (27/10) –  (Foto: Rara – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiwa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar seminar Forum Bedah Isu (FBI) dengan mengangkat tema “Membedah Paket Kebijakan Ekonomi Kabinet Kerja Jokowi-JK 15-16”. Seminar tersebut berlangsung di Ballroom Menara Pinisi, Jumat (27/10).

Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi, Muhammad Dinar mengatakan, kegiatan kali ini akan membedah permasalahan kecepatan pembangunan Indonesia. Selain itu juga permasalahan perizinan usaha dan bagaimana pengaruh investor terhadap kehidupan perekonomian Indonesia.

“Forum bedah isu akan membahas paket kebijakan ekonomi kabinet kerja Jokowi-Jk jilid 15 dan 16. Pada jilid ini membahas tentang percepatan pembangunan dan perizinan usaha dari usaha kecil sampai usaha besar dan masuknya investor asing,” katanya.

Salah seorang pemateri, Endang Sari menjelaskan, jika untuk menunjang percepatan pembangunan, maka Indonesia harus melakukan peminjaman pada negara lain. Hal tersebut dikarenakan Indonesia tidak memiliki kekuatan untuk membangun infrastruktur sendiri.

“Jika Indonesia ingin berkembang dalam percepatan investasi, maka mau tidak mau Indonesia harus ngutang keluar negeri untuk menunjang pembangunan infrastruktur. Dan jika kita mengatakan “tidak” pada hutang luar negeri, kita harus butuh kekuatan yang besar dan siap-siap menerima sanksi politik,” jelasnya. (*)


*Reporter: Rara Astuti / Editor: Faisal Fajar

Share and Enjoy !

0Shares
0 0