Dialog Publik Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Ballroom Menara Pinisi, Senin (16/10) - (Foto: Wahyudin - Profesi)
Dialog Publik Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Ballroom Menara Pinisi, Senin (16/10) – (Foto: Wahyudin – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (Himagara) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) malakukan Dialog Publik dengan pimpinan Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom Menara Pinisi, Senin (16/10).

Ketua Umum Himagara, Bayu Ramadhan mengatakan, Dialog Publik ini bertujuan untuk follow up training adokasi yang telah dilakukan. Selain itu, juga untuk menjalin silaturahmi antar mahasiswa dengan dosen.

“Ini sebenarnya follow up dari training advokasi yang dilakukan oleh himpunan,” katanya.

Bayu menganggap dialog publik ini kurang maksimal. Pasalnya ada banyak permasalahan yang ingin didiskusikan dengan dosen, tetapi yang hadir hanya ketua prodi Ilmu Administrasi Negara, Muhammad Guntur.

“Beberapa pertanyaan tidak terjawab dengan baik. Karena bukan dosen bersangkutan yang menjawabnya,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Administrasi Negara, Muhammad Guntur mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Himagara ini. Ia mengatakan, kalau ada masalah harus didiskusikan dengan baik agar dosen mengetahui yang kurang di prodi untuk diperbaiki.

“Terungkap tadi bahwa yang menjadi persoalan mahasiswa yaitu sarana perkuliahan yang masih kurang. Insya Allah 2018 perkuliahan sudah steeril dengan baik,” katanya.

Ia juga menjelaskan, ketidakhadiran dosen pada dialog publik ini karena bertepatan dengan jadwal kuliah. Selain itu, beberapa dosen juga memiliki kesibukan diluar.

“Setelah dialog ini, saya akan undang semua dosen untuk mendiskusikan permasalahan mahasiswa yang dibahasakan disini,” jelasnya.

Dosen Ilmu Administrasi Negara ini berharap, pengurus himpunan melakukan dialog ini tidak hanya sekali setahun, kalau bisa dilakukan tiap semester agar lebih maksimal. “Semoga hasil dialog tadi ini bisa di implementasikan,” harapnya. (*)


*Reporter: Wahyudin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0