Presiden Be
Presiden BEM Kema FPsi, Wija Hadi Perdana (kanan) saat membacakan doa untuk birokrasi UNM dalam aksi Orange Menggugat, Kamis (14/9). (Foto: Dasrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM), Wija Hadi Perdana, menyindir kebijakan birokrasi melalui doa yang dipanjatkan sebelum memulai aksinya. Demonstrasi tersebut berlangsung di Pelataran Menara Pinisi sejak pukul 13.00, Kamis (14/9).

Dalam doanya Wija Hadi menuturkan, kedatangannya di tempat ini semata untuk mengingatkan pimpinan terhadap kebijakan yang telah dikeluarkan. Bukan untuk merusak atau melakukan tindakan vandalisme.

“Kami tahu bahwa pemimpin kami tidaklah otoriter, tentu mereka mengetahui wajah pemimpin yang dimuliakan ialah orang yang adil,” tuturnya.

Penghujung doa mahasiswa angkatan 2014 ini berharap semoga ia bersama pengurus LK lainnya bukan termasuk golongan yang coba dipisahkan dari saudaranya. Bukan pula rakyat yang tak diberitahukan kemana rupiah yang telah dibayarkan tiap semester.

“Kami di sini sedang menuntut kebenaran. Maka dari itu mudahkan kami menuntut ilmu di bangku perkuliahan dan di bangku kesekretariatan,” harapnya. (*)

*Reporter: St Aminah

Share and Enjoy !

0Shares
0 0