HMJ Keplet FIK UNM gelar aksi melayangkan enam tuntutan di depan Gedung Pimpinan FIK, Rabu (13/9). (Foto: Dasrin-Profesi)
HMJ Keplet FIK UNM gelar aksi melayangkan enam tuntutan di depan Gedung Pimpinan FIK, Rabu (13/9). (Foto: Dasrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) turun aksi menuntut kebijakan pimpinan fakultas yang dinilai tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi mahasiswa. Aksi tersbeut digelar di depan Gedung FIK, Rabu (13/9).

Terdapat enam tuntutan yang dilayangkan yakni;
1. menolak SE Nomor 3883/UN36/TU/2017
2. Trasparansi dana LK
3. Transparansi RKA-KL dan unit cost
4. Transparansi dana PMB
5. Penurunan UKT mahasiswa yang di luar batas kemampuannya
6. Mewujudkan fasilitas yang layak

Ketua umum HMJ Keplet, Harfan Saiful menegaskan bahwa sistem penerapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di kampus FIK selama lima tahun terakhir ini, belum ada transparansi mulai dari RKA-KL, Unit cost, dana Lembaga Kemahasiswaan (LK) serta dana Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB).

“Harusnya Perguruan Tinggi dalam hal ini FIK UNM transparan dalam pengelolaan dana,” tegasnya.

Ia menilai, nominal UKT yang tiap tahun semakin meningkat, tak membuktikan adanya perubahan kampus secara signifikan. Menurutnya, fakta yang ada justru fasilitas-fasilitas yang sudah hitung tahun luntak rampung, takk lengkap bahkan tak terawat.

“Harusnya perguruan tinggi yang sudah berakreditasi A menyediakan fasilitas yang layak sebagai penunjang prestasi,” lanjutnya.

*Reporter: Dasrin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0