Sejumlah polisi dan petugas keamanan kampus berjaga-jaga dilokasi kejadian pasca bentrok di Kampus UNM sektor Parangtambung, Selasa (12/9). - (Foto: Wahyudin - Profesi)
Sejumlah polisi dan petugas keamanan kampus berjaga-jaga dilokasi kejadian pasca bentrok di Kampus UNM sektor Parangtambung, Selasa (12/9). – (Foto: Wahyudin – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Pasca diserang orang tak dikenal (OTK) 8 September lalu, Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) sektor Parangtambung kembali bentrok, Selasa (12/9) sore.

Salah seorang saksi mata, Bahtiar mengatakan, bentrok ini terjadi setelah salat asar. Kejadiannya bermula ketika ada orang yang mengamuk di depan gerbang tengah FMIPA.

“Kejadiannya sekitar jam empat. Saya tidak tahu itu orang yang mengamuk dari mana, karena saya hanya lihat belakangnya saja,” katanya saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Sesaat orang tersebut mengamuk, sejumlah mahasiswa berlarian dan saling serang menggunakan batu dan senjata tajam. Dalam kejadian ini, terdapat salah satu mahasiswa jadi korban senjata tajam.

“Ada satu mahasiswa FBS yang kena busur,” ucap petugas keamanan Kampus UNM sektor Parangtambung ini.

Berselang beberapa waktu, sejumlah kepolisian datang dan mangamankan lokasi kejadian. (*)


*Reporter: Wahyudin

Share and Enjoy !

0Shares
0 0