Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) terpilih, Arifuddin Usman saat mengikuti Rapat Senat Terbuka di Ruang Rapat Senat Lt.14 Menara Pinisi, Jumat (15/07)
Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) terpilih, Arifuddin Usman saat mengikuti Rapat Senat Terbuka di Ruang Rapat Senat Lt.14 Menara Pinisi, Jumat
(15/07)

PROFESI-UNM.COM – Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) meloloskan sebanyak 420 judul proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) pada 1 Agustus 2017 lalu, yang akan melaju ketahap Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) 23-28 Agustus mendatang di Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Untuk tahun ini, Universitas Negeri Makassar (UNM) hanya mampu meloloskan dua judul PKM, seperti pada 2016 lalu.

Terkait hal tersebut, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) Universitas Negeri Makassar (UNM), Arifuddin Usman mengakui pendampingan yang diterapkan saat ini belum efektif.

“Karena mungkin model pendampingan yang sekarang itu belum cukup efektif karena hanya mampu meloloskan dua saja” akunya kepada Reporter Profesi, Senin (7/8).

Eks Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) ini mengatakan, pengembangan model pendampingan PKM perlu dilakukan inovasi.

“Model pembimbingan itu yang harus kita cari, karena kita melihat dari kompetisi kemarin itu hanya meloloskan dua saja,” katanya. (*)


*Reporter: Noval Kurniawan

Share and Enjoy !

0Shares
0 0