Rektor Universitas Al Asyariah Mandar, Chuduriah Sahabuddin saat memaparkan disertasinya pada ujian promoosi doktor di Gedung Lantai 5, Senin (24/7) - (Foto: Dasrin - Profesi)
Rektor Universitas Al Asyariah Mandar, Chuduriah Sahabuddin saat memaparkan disertasinya pada ujian promosi doktor di Aula lantai 5 Program Pascasarjana (PPS) UNM, Senin (24/7) – (Foto: Dasrin – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Rektor Universitas Al Asyariah Mandar, Chuduriah Sahabuddin berhasil meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), Senin (24/7).

Dalam disertasinya, Chuduriah meneliti konfigurasi elit politik di Polewali Mandar dalam bidang sosiologi.

Chuduriah menyebutkan, faktor yang mempengaruhi habitus perilaku politik elit 3M politik di Polewali Mandar adalah keluarga dan organisasi.

“Latar belakang penelitian ini didominasi oleh politik yang ada di Polewali Mandar yang dikuasai oleh tiga klan, di mana ketiganya ini mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat,” sebutnya.

Dosen KPK Kopertis Wilayah IX Sulawesi ini Mengatakan dalam risetnya, bagaimana cara para aktor politik dalam memanfaatkan habitus politik masyarakat untuk melanggenkan klan politiknya.

Lebih lanjut, alumni ikip ujungpandang ini menuturkan strategi kebudayaan politik untuk memunculkan konfigurasi elit politik di Polewali Mandar yang tidak berorientasi pada klan tertentu saja.

Chuduriah juga berhasil meraih predikat sangat memuaskan dengan Indeks Prestasi Komulatif 3,95. (*)


*Reporter : Noval Kurniawan

Share and Enjoy !

0Shares
0 0