Peserta jalur mandiri saat mengikuti ujian tulis di Gedung Flamboyan FIS, Rabu (26/8) – (Foto: Dok. Profesi)
Peserta jalur mandiri saat mengikuti ujian tulis, Selasa (11/7) di Gedung Flamboyan FIS – (Foto: Dasrin – Profesi)
PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) pada 19 Juli lalu telah mengumumkan mahasiswa baru yang lulus jalur mandiri. Sebanyak 3.126 orang yang diterima dari 5.521 pendaftar pada jalur terakhir ini.
Jumlah tersebut ternyata melampaui kuota yang ditetapkan sebelumnya. Rektor UNM, Husain Syam setelah melakukan pemantauan ujian jalur mandiri pada 11 Juli lalu mengatakan, jumlah mahasiswa baru yang akan diterima di jalur ini hanya 30%.
“Sebanyak 5.521 yang medaftar dan mengikuti tes tertulis, dan yang akan diterima hanya 30%,” jelasnya di Rumah Makan Ujung Pandang.
Sementara itu, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Mohammad Nasir pada Peluncuran SNMPTN Januari lalu mengatakan, kuota pada jalur mandiri tak boleh melewati 30% dari keseluruhan mahasiswa yang akan diterima PTN.
 
“Perguruan Tinggi Negeri boleh dan bisa menambahkan kuota SNMPTN dan SBMPTN. Mereka bisa menambahkan hingga 40% bahkan 50%. Hal tersebut tergantung kebijakan perguruan tingginya. Yang penting adalah kuota Ujian Mandiri (UM) tidak boleh melebihi 30%,” ujarnya.
Jika dikalkulasikan, seharusnya mahasiswa yang diterima di jalur mandiri hanya berkisar 1.657. Mahasiswa di jalur ini pun terbilang lebih banyak dibanding jalur SNMPTN dan SBMPTN. (*)

*Reporter: St. Aminah